Kembali ke Roadmap
// PHASE 1 · Kamus Istilah Bug Bounty

Kamus Istilah Bug Bounty

Kamus Istilah Bug Bounty Hunter

Dunia bug bounty punya banyak istilah teknis yang wajib kamu pahami. Bookmark halaman ini — kamu pasti akan sering kembali ke sini!

A

Access Control

Mekanisme yang mengatur siapa boleh mengakses resource apa. Bug access control memungkinkan user mengakses resource yang bukan haknya.

API (Application Programming Interface)

Antarmuka yang memungkinkan dua sistem berkomunikasi. Banyak bug bounty modern fokus pada kerentanan API karena sering kurang diperhatikan keamanannya.

Attack Surface

Semua titik masuk yang bisa dieksploitasi attacker pada sebuah sistem — endpoint, parameter, file upload, header, dll. Semakin luas attack surface, semakin banyak peluang menemukan bug.

Authentication

Proses verifikasi identitas user (siapa kamu?). Berbeda dengan Authorization (apa yang boleh kamu lakukan?).

Authorization

Proses menentukan apa yang boleh dilakukan oleh user yang sudah terautentikasi. Bug authorization memungkinkan user melakukan aksi di luar hak aksesnya.

Active Recon

Pengumpulan informasi dengan berinteraksi langsung dengan server target — port scan, directory fuzzing, header probing. Meninggalkan jejak di log server.

B

Brute Force

Teknik mencoba semua kemungkinan nilai secara otomatis — misalnya mencoba semua kombinasi password atau semua ID dari 1 sampai 10000 untuk menemukan IDOR.

Black Box Testing

Pengujian tanpa informasi internal apapun tentang target — hanya dari perspektif user biasa, seperti yang dilakukan di bug bounty.

BOLA (Broken Object Level Authorization)

Istilah OWASP API Top 10 untuk IDOR — ketika API tidak memvalidasi apakah user berhak mengakses objek yang diminta.

Bug Bounty

Program di mana perusahaan membayar researcher untuk menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan secara bertanggung jawab.

Burp Suite

Tools proxy paling populer untuk bug hunting. Digunakan untuk intercept, memodifikasi, dan menganalisis HTTP traffic.

Burp Collaborator

Layanan Burp Suite Pro yang menyediakan server eksternal untuk mendeteksi interaksi out-of-band. Alternatif gratis: interactsh (interact.sh).

Bypass

Teknik melewati atau menghindari mekanisme keamanan — WAF bypass, filter bypass, auth bypass. Sering diperlukan untuk membuktikan kerentanan di sistem yang sudah diproteksi.

Base64

Format encoding yang mengubah data binary/teks menjadi string ASCII. Banyak digunakan untuk token, cookie, dan data yang dikirim via HTTP.

Blacklist vs Whitelist

Dua pendekatan filter: blacklist menolak input yang diketahui berbahaya (mudah di-bypass), whitelist hanya menerima input yang diketahui aman (lebih secure).

C

CIA Triad

Tiga pilar keamanan informasi: Confidentiality (kerahasiaan), Integrity (integritas), Availability (ketersediaan).

CORS (Cross-Origin Resource Sharing)

Mekanisme browser yang mengizinkan atau menolak request dari domain berbeda. Misconfigurasi CORS bisa memungkinkan website jahat membaca data dari website lain.

CSRF (Cross-Site Request Forgery)

Serangan yang memaksa user yang sudah login untuk tanpa sadar mengirim request berbahaya ke website tempat mereka login.

CVE (Common Vulnerabilities and Exposures)

ID unik untuk kerentanan keamanan yang sudah dipublikasikan. Format: CVE-TAHUN-NOMOR. Memiliki CVE atas namamu adalah pencapaian besar.

CVSS (Common Vulnerability Scoring System)

Sistem penilaian standar untuk mengukur severity kerentanan dari 0.0 (None) hingga 10.0 (Critical).

Canary Token

Token unik yang disisipkan di berbagai tempat untuk mendeteksi akses tidak sah. Ketika diakses, token ini mengirim notifikasi ke attacker/researcher.

D

Drop

Perintah di Burp Suite Proxy untuk membuang request yang sedang diintercept — request tidak akan diteruskan ke server.

Dangling DNS

DNS record yang masih aktif mengarah ke resource yang sudah dihapus — kondisi yang memungkinkan subdomain takeover.

Directory Traversal / Path Traversal

Serangan yang memanfaatkan karakter ../ untuk mengakses file di luar direktori yang seharusnya bisa diakses.

Disclosure

Proses mengungkapkan kerentanan kepada publik setelah vendor diberi waktu untuk memperbaikinya. Ada Full Disclosure (semua detail) dan Responsible Disclosure (koordinasi dengan vendor).

DNS (Domain Name System)

Sistem yang menerjemahkan nama domain (google.com) ke IP address (142.250.x.x). Penting untuk recon.

DOS / DDoS

Denial of Service / Distributed Denial of Service — serangan yang membanjiri server dengan traffic untuk membuatnya tidak bisa diakses. Hampir semua program bug bounty melarang ini.

Duplicate

Laporan bug yang ditolak karena sudah dilaporkan oleh hunter lain sebelumnya. Salah satu frustasi terbesar bug hunter.

Dorking

Menggunakan operator pencarian lanjutan di Google (atau Shodan) untuk menemukan informasi sensitif yang terindeks — file config, panel admin, credential, dll.

DNS Lookup / DNS Exfiltration

Teknik menggunakan DNS query untuk membuktikan kerentanan blind — server target melakukan DNS lookup ke domain attacker, mengkonfirmasi eksekusi payload.

E

Endpoint

URL atau path spesifik di server yang menerima request — misalnya /api/users atau /login.

Exploit

Kode atau teknik yang memanfaatkan kerentanan untuk menghasilkan dampak tertentu.

Exfiltration

Proses mengambil atau mencuri data dari sistem target. Di bug bounty, kamu hanya boleh membuktikan akses bisa terjadi — TIDAK boleh benar-benar mengambil data.

Enumerate / Enumeration

Proses menemukan dan mendaftar semua aset, endpoint, atau informasi dari target secara sistematis. Contoh: subdomain enumeration, user enumeration.

Encode / Decode

Mengubah format data — URL encoding (%3C = <), Base64, HTML entities. Sering digunakan untuk bypass filter atau menyembunyikan payload.

F

Forward

Perintah di Burp Suite Proxy untuk meneruskan request yang sedang diintercept ke server tujuan setelah (opsional) dimodifikasi.

False Positive

Temuan yang terlihat seperti bug tapi sebenarnya bukan — behavior yang memang disengaja oleh developer. Sering menyebabkan laporan N/A.

Fingerprinting

Teknik mengidentifikasi teknologi, versi software, atau konfigurasi yang digunakan target.

Fuzzing

Teknik testing dengan mengirimkan input random atau semi-random dalam jumlah besar untuk menemukan bug atau crash yang tidak terduga.

H

Hall of Fame (HoF)

Daftar researcher yang berhasil menemukan bug di program suatu perusahaan. Banyak perusahaan memiliki HoF meski tidak membayar reward uang.

HTTP (HyperText Transfer Protocol)

Protokol komunikasi antara browser dan web server. Versi amannya adalah HTTPS (dengan enkripsi TLS).

HTTP History

Log semua request HTTP yang sudah melewati Burp Suite Proxy. Sangat berguna untuk review semua traffic yang terjadi saat browsing normal dan menemukan endpoint yang menarik.

Hunter

Sebutan untuk security researcher yang berpartisipasi dalam program bug bounty.

HTML Entity

Representasi karakter khusus dalam HTML — &lt; untuk <, &gt; untuk >. Encoding yang benar menggunakan HTML entity mencegah XSS.

I

Intercept

Teknik menangkap HTTP request/response sebelum sampai ke tujuan menggunakan proxy seperti Burp Suite. Request yang diintercept bisa dimodifikasi sebelum diteruskan ke server.

Intruder

Fitur di Burp Suite untuk mengirim banyak request secara otomatis dengan payload yang berbeda-beda. Digunakan untuk brute force, fuzzing parameter, dan testing banyak input sekaligus.

IDOR (Insecure Direct Object Reference)

Bug access control di mana user bisa mengakses resource milik orang lain hanya dengan mengubah ID atau referensi di request.

Impact

Dampak nyata yang bisa ditimbulkan jika bug dieksploitasi. Semakin tinggi impact, semakin tinggi severity dan reward.

Injection

Kategori serangan di mana attacker menyisipkan kode berbahaya ke input yang kemudian dieksekusi oleh sistem — SQL Injection, XSS, Command Injection, dll.

J

JWT (JSON Web Token)

Format token yang umum digunakan untuk autentikasi API. Terdiri dari header, payload, dan signature. Implementasi yang buruk rentan terhadap berbagai serangan.

L

LFI (Local File Inclusion)

Kerentanan yang memungkinkan attacker membaca file lokal di server target melalui parameter yang tidak divalidasi.

Low-Hanging Fruit

Bug yang mudah ditemukan dan sering diabaikan — misconfiguration, exposed files, default credentials. Tempat terbaik untuk pemula mulai.

M

Match and Replace

Fitur Burp Suite yang secara otomatis mengganti teks tertentu di semua request/response — misalnya mengganti User-Agent atau menghapus header tertentu di setiap request.

Misconfiguration

Kesalahan konfigurasi sistem yang menciptakan celah keamanan — server yang terlalu permisif, default password, port terbuka yang tidak perlu, dll.

Mass Assignment

Bug di mana server menerima field sensitif dari request yang seharusnya tidak bisa diubah user, seperti role atau balance.

Magic Bytes

Byte pertama dari sebuah file yang mengidentifikasi tipe file — JPEG dimulai dengan FF D8 FF, PNG dengan 89 50 4E 47. Digunakan untuk bypass filter tipe file pada upload.

N

N/A (Not Applicable)

Status laporan yang ditolak karena bukan bug, sudah diketahui, di luar scope, atau tidak memenuhi severity minimum program.

Nuclei

Tools vulnerability scanner berbasis template yang digunakan untuk scan otomatis berbagai kerentanan umum.

Null Byte

Karakter %00 atau \x00 yang di beberapa sistem menandai akhir string. Dulu banyak digunakan untuk bypass filter ekstensi file — shell.php%00.jpg diproses sebagai shell.php.

O

OWASP (Open Web Application Security Project)

Organisasi non-profit yang mempublikasikan daftar 10 kerentanan web paling kritis (OWASP Top 10) sebagai referensi standar industri.

OWASP Top 10

Daftar 10 risiko keamanan web paling umum yang diperbarui secara berkala. Wajib diketahui setiap bug hunter.

Out-of-Band (OOB)

Teknik exfiltration data atau konfirmasi kerentanan melalui channel eksternal — misalnya DNS lookup atau HTTP request ke server attacker (Burp Collaborator, interactsh). Digunakan untuk blind injection.

P

Proxy

Perantara antara browser dan server yang memungkinkan inspeksi dan modifikasi traffic HTTP. Burp Suite dan OWASP ZAP adalah proxy yang paling umum digunakan bug hunter.

Parameter

Data yang dikirim ke server dalam URL (query string) atau request body. Setiap parameter adalah potensi entry point untuk testing.

Payload

Data atau kode yang dikirim attacker untuk mengeksploitasi kerentanan — misalnya <script>alert(1)</script> untuk XSS.

Pentest (Penetration Testing)

Simulasi serangan terhadap sistem dengan izin resmi untuk menemukan kerentanan. Lebih terstruktur dari bug bounty dengan scope dan timeline yang jelas.

PoC (Proof of Concept)

Bukti konkret bahwa sebuah kerentanan bisa dieksploitasi — screenshot, video, kode, atau langkah reproduksi yang bisa diverifikasi.

Private Program

Program bug bounty yang hanya bisa diikuti oleh hunter yang diundang secara khusus berdasarkan reputasi mereka di platform.

Public Program

Program bug bounty yang terbuka untuk semua researcher — siapapun bisa mendaftar dan mulai hunting.

Passive Recon

Pengumpulan informasi tanpa menyentuh server target secara langsung — menggunakan sumber publik seperti crt.sh, Wayback Machine, Shodan, atau Google.

R

Repeater

Fitur di Burp Suite untuk mengirim ulang request HTTP berkali-kali dengan modifikasi berbeda. Digunakan untuk testing manual — mencoba berbagai payload, mengubah parameter, atau menguji IDOR.

Race Condition

Bug yang terjadi ketika dua atau lebih proses berjalan bersamaan dan menghasilkan state yang tidak konsisten karena tidak ada mekanisme locking yang tepat.

RCE (Remote Code Execution)

Kerentanan paling kritis — memungkinkan attacker mengeksekusi kode sembarang di server target. Hampir selalu dinilai Critical.

Recon (Reconnaissance)

Fase pengumpulan informasi tentang target sebelum melakukan pengujian — subdomain, teknologi, endpoint, dll.

Responsible Disclosure

Praktik etis melaporkan kerentanan kepada vendor terlebih dahulu sebelum mempublikasikannya, memberi waktu untuk perbaikan.

Rules of Engagement

Aturan yang ditetapkan program bug bounty tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan researcher.

S

Spider / Crawler

Tools yang secara otomatis menjelajahi website dengan mengikuti semua link dan form untuk memetakan semua endpoint yang ada. Contoh tools: Burp Spider, katana.

Sitemap

Peta semua endpoint dan direktori yang ditemukan selama recon atau spidering. Di Burp Suite, sitemap tersimpan di tab Target.

Scope

Daftar aset yang boleh (in-scope) dan tidak boleh (out-of-scope) diuji dalam program bug bounty. Wajib dibaca sebelum mulai hunting.

Severity

Tingkat keparahan kerentanan: Critical, High, Medium, Low, Informational. Menentukan besarnya reward yang diterima.

Signal

Metrik reputasi di HackerOne yang mengukur rasio laporan valid vs tidak valid. Signal tinggi = lebih mudah masuk program private.

SQLi (SQL Injection)

Serangan yang menyisipkan kode SQL berbahaya ke dalam query database melalui input yang tidak divalidasi.

SSRF (Server-Side Request Forgery)

Kerentanan yang memungkinkan attacker memaksa server melakukan request ke lokasi yang tidak seharusnya — termasuk layanan internal.

SSTI (Server-Side Template Injection)

Kerentanan yang terjadi ketika input user dieksekusi oleh template engine di server — bisa berujung RCE.

Subdomain Takeover

Kondisi di mana attacker bisa mengklaim subdomain yang DNS-nya masih aktif tapi resource-nya sudah dihapus dari layanan pihak ketiga.

Sanitization

Proses membersihkan input user dengan menghapus atau mengubah karakter berbahaya. Aplikasi yang tidak sanitasi input dengan benar rentan terhadap injection attacks.

T

Triage / Triager

Proses dan orang yang memvalidasi laporan bug bounty — memverifikasi apakah bug valid, menentukan severity, dan memproses reward.

TLS (Transport Layer Security)

Protokol enkripsi yang mengamankan komunikasi HTTPS. Versi lamanya adalah SSL.

U

URL Encoding

Mengubah karakter khusus menjadi format %XX agar aman dikirim dalam URL. Contoh: spasi = %20, < = %3C, > = %3E.

V

VDP (Vulnerability Disclosure Program)

Program disclosure tanpa reward uang — perusahaan hanya memberikan acknowledgment. Bagus untuk latihan dan membangun portofolio.

Vulnerability

Kelemahan atau celah dalam sistem yang bisa dieksploitasi untuk mengancam keamanan. Bug yang valid di bug bounty.

Validation

Proses memverifikasi bahwa input sesuai dengan format yang diharapkan — panjang, tipe, karakter yang diizinkan. Berbeda dengan sanitization yang membersihkan input.

W

Wordlist

File teks berisi daftar kata, path, atau payload yang digunakan untuk fuzzing dan brute force. Contoh: daftar nama direktori umum untuk directory discovery.

WAF (Web Application Firewall)

Sistem keamanan yang memfilter request berbahaya sebelum mencapai aplikasi. Bug hunter sering perlu bypass WAF untuk menguji kerentanan.

WAF Bypass

Teknik melewati Web Application Firewall menggunakan encoding, obfuscation, atau payload alternatif agar request berbahaya tidak terdeteksi filter.

Wildcard Scope

Scope yang menggunakan tanda bintang seperti *.example.com — berarti semua subdomain dari domain tersebut boleh ditest. Lebih luas = lebih banyak peluang.

Writeup

Tulisan yang menjelaskan detail teknis bagaimana sebuah bug ditemukan dan dieksploitasi. Membaca writeup hunter lain adalah cara belajar tercepat.

X

XSS (Cross-Site Scripting)

Serangan injeksi yang memungkinkan attacker menyisipkan script berbahaya ke halaman web yang dilihat user lain.

XXE (XML External Entity)

Kerentanan pada parser XML yang memungkinkan attacker menyisipkan referensi ke entitas eksternal — bisa digunakan untuk baca file lokal atau SSRF.

Tips belajar: Tidak perlu hafal semua istilah sekaligus. Cukup pahami yang relevan dengan materi yang sedang kamu pelajari. Semakin sering kamu hunting, semakin natural istilah-istilah ini terasa.
// CEK PEMAHAMAN
Apa yang dimaksud dengan "Duplicate" dalam konteks bug bounty?
ALaporan yang isinya copy paste dari laporan lain
BBug yang sama ditemukan di dua endpoint berbeda
CLaporan yang ditolak karena bug tersebut sudah dilaporkan oleh hunter lain sebelumnya
DMengirim laporan yang sama dua kali ke program yang sama
Apa Itu Bug Bounty? HTTP/HTTPS Protocol